
Penulis: Dharma Leksana, S.Th., M.Si.
🧠 Sinopsis dan Inti Buku
Buku ini menyajikan kajian dogmatis yang tajam dan mendalam tentang salah satu doktrin paling esensial dalam iman Kristen: kebangkitan. Penulis membawa pembaca menelusuri akar historis, linguistik, dan teologis dari dua istilah utama yang dipakai dalam doktrin kebangkitan:
- Resurrectio Carnis (kebangkitan daging)
- Anastasis Nekrōn (kebangkitan orang mati)
Melalui telaah sistematis dan perbandingan intensif, buku ini mengeksplorasi bagaimana terminologi ini berkembang dari bahasa liturgi Latin hingga naskah asli Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani, serta bagaimana berbagai aliran teologis dari zaman Gereja Perdana hingga masa kini memaknai konsep kebangkitan.
Bukan hanya menekankan aspek doktrinal, penulis juga membawa persoalan ini ke dalam konteks gereja masa kini, khususnya Gereja Kristen Jawa (GKJ), yang secara khusus mengamanatkan studi terhadap istilah ini melalui Akta XXI Pasal 8.
🔍 Nilai Tambah Buku Ini
✅ Linguistik Teologis
Penulis menjelaskan dengan teliti bagaimana kata “carnis” dalam bahasa Latin memiliki konotasi jasmani yang kuat, sementara “nekrōn” dalam bahasa Yunani lebih inklusif terhadap keseluruhan pribadi.
✅ Pertimbangan Historis & Polemik
Penegasan “kebangkitan daging” di era Gereja Perdana merupakan reaksi terhadap Gnostisisme dan Doketisme yang menolak kebaikan tubuh jasmani dan realitas kebangkitan fisik.
✅ Sumbangan Teolog Modern
Pandangan teolog kontemporer seperti N.T. Wright, Jürgen Moltmann, Oscar Cullmann, dan Wolfhart Pannenberg dipaparkan secara kritis dan aplikatif.
✅ Konteks Gerejawi Indonesia
Dibahas secara khusus keputusan GKJ tentang kebutuhan untuk menyelaraskan doktrin dengan konteks budaya dan bahasa lokal—menjadikan buku ini penting bagi konteks teologi di Indonesia.
📌 Kutipan Utama Buku
“Substansi teologis inti dari penegasan tersebut tetap yang terpenting: keyakinan akan kebangkitan seluruh pribadi—tubuh dan jiwa—yang diubah oleh kuasa Allah, sebagai partisipasi dalam kebangkitan Yesus Kristus dan harapan dasar akan kehidupan kekal.”
“Caro salutis est cardo – Daging adalah poros keselamatan.” – Tertullianus, dikutip dalam buku ini.
“Anastasis nekron selaras dengan bahasa asli Perjanjian Baru, dan menawarkan cakupan yang lebih luas tentang kebangkitan manusia, bukan sekadar aspek fisik.”
“Gagasan kebangkitan bukan hanya kehidupan setelah kematian, tetapi kehidupan setelah kehidupan setelah kematian.” – N.T. Wright, dipaparkan secara mendalam dalam buku ini.
🎯 Kesimpulan
Buku ini wajib dibaca oleh para teolog, pendeta, mahasiswa teologi, dan semua umat Kristen yang ingin memahami kedalaman dan dinamika teologi kebangkitan dalam terang Alkitab, sejarah Gereja, dan relevansi modern.
Dengan gaya penulisan yang sistematis namun mudah diikuti, serta kekayaan referensi yang luas, Resurrectio Carnis atau Anastasis Nekrōn menjadi jembatan penting antara iman klasik dan pertanyaan kontemporer tentang makna kebangkitan.
BACA BUKU KLIK ini : https://online.fliphtml5.com/syony/eqdz/
UNDUH BUKU SIlakan klik disini :